Tentang Game
Jumat Wage, 12 Mei 2006 @ 7:13 pm Label: gagasan
Berikut ini tulisan yang pernah saya dokumentasikan untuk keperluan membuat game sendiri.
Jumlah Pemain
dari jumlah pemain, game bisa dikategorikan dengan: single player, two-player, dan multi player.
Game single player dimainkan oleh satu orang dalam satu waktu. Membuat game seperti ini tidak mudah, karena kita harus membuat mesin cerdas untuk melawan pemain.
Game two-player (dua pemain) biasanya lebih mudah. Dari sisi programming, yang diperlukan adalah interface permainan yang dapat menghubungan kedua pemain tersebut.
Namun pada umumnya, game dengan dua pemain dapat juga dijalankan dengan satu pemain. Jadi, tingkat kesulitannya hampir sama. Hanya saat bermain dengan dua pemain, fungsi Kecerdasan dihilangkan, dan diganti oleh pemain lainnya. seperti catur (board game), street fighter (duel), atau WinningEleven (sepak bola).
Game Multi-player, game dengan banyak pemain. Tingkat kesulitan bertambah dengan menyediakan fasilitas multi-station. Idealnya, game multi-player dapat diakses dari beberapa station. Maka diperlukan juga pengetahuan tentang network programming.
Jenis Game
Game mempunyai banyak genre, seperti game strategy, RPG, action, adventure, logic, de el el. Saya gak ngerti banyak soal ini :(
Perbedaan mendasar dari jenis-jenis game tersebut terletak pada skenario permainan. Sedangkan dari sisi pembuatan game, hampir semuanya menggunakan teknik yang sama. Misalnya, grafis (karakter maupun background), sound, koneksi jaringan (untuk multi-player), dsb. Perbedaannya, secara teknis, terdapat pada rule dan game-update-strategies.
Game Update Strategies
Interaksi game diatur oleh program. Ada beberapa metode pengaturan interaksi (update), seperti:
* frame-based: sinkron dengan frame-rate (latency) < 40ms
* dead-reckoning: asinkron, memperkirakan aksi, dan memperbaiki informasi dari server (update) dengan latensi 100-200ms.
* turn based: bergiliran, latensi detik-an.
pemilihan strategi update ini tergantung dari jenis game yang akan dibuat, juga jenis koneksi (jaringan) yang akan diimplementasikan nantinya. Untuk game yang berada dijaringan dengan kecepatan tinggi, bisa menggunakan metode frame-based karena lebih real time. Sedangkan dead-reckoning cocok untuk koneksi yang lambat, tapi harus ditambahkan program untuk “memperkirakan aksi”. Artinya, program akan membuat asumsi langkah-langkah berikutnya. Dan kemudian akan diupdate sesuai dengan informasi terbaru dari server. Hmmm… mbulet juga :(
Dan akhirnya… susah juga untuk membuat game yang “bagus” kalau dibuat sendirian :D Tapi kalau memang mau mbuat game, sebenarnya sudah banyak tools yang disediakan (Free?). Yang penting, seperti halnya bisnis, adalah ide kreatif dari game baru yang ingin dibuat. Kreatif, Inovatif, dan (sedikit) Berbeda dari game-game yang sudah ada.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Coba komentari deh